Max Izaak Fonataba dari Indonesia Raih Peringkat Champion di QuiAri
QuiAri telah melakukan lebih dari sekadar merevolusi industri penjualan langsung dengan produk anti-penuaan terobosan, satu-satunya Rencana Kompensasi Pembayaran 5 Menit di dunia, dan ekspansi global yang luar biasa. Mereka juga telah mengubah pola pikir dalam industri MLM.
Pendiri & CEO QuiAri, Bob Reina, telah menciptakan budaya unik “One Family” yang penuh dukungan, di mana siapa pun dengan mimpi besar dan etos kerja yang kuat memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin top berikutnya.
Sebelum bergabung dengan QuiAri, Max Izaak Fonataba, seorang Champion Promoter dari Sorong, Indonesia, adalah anggota DPRD dan seorang pengusaha tanpa pengalaman sebelumnya di bidang pemasaran jaringan. Sejak usia muda, Max memiliki tekad kuat untuk meraih kesuksesan dan ingin berkontribusi dalam mengubah dunia.
Ia berhasil mencapai tujuannya selama berkarier di dunia politik dan kemudian sebagai pemilik bisnis. Di usia ketika kebanyakan orang mulai memikirkan pensiun, Max justru ingin membawa kesuksesannya ke level berikutnya. Saat itulah seorang teman merekomendasikan QuiAri kepadanya. Baru-baru ini, Max berhasil meraih peringkat tinggi sebagai Champion, dan berkat momentum serta pertumbuhan pesat QuiAri, ini telah menjadi peluang paling menguntungkan dalam hidupnya.
“Saya sangat antusias bergabung dengan QuiAri sejak awal. QuiAri adalah perusahaan yang sangat beretika, dan itu sangat saya hargai. Selama karier saya sebagai anggota DPRD di Indonesia, saya selalu mengutamakan kepentingan masyarakat, dan keputusan yang kami buat bertujuan untuk mengubah hidup banyak orang. Saya memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap Pendiri & CEO QuiAri, Bob Reina, serta model bisnis inovatif yang telah ia ciptakan. Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya masih bisa membantu orang lain di luar dunia politik, sekaligus mencapai tujuan kesehatan dan finansial saya sendiri. QuiAri sangat selaras dengan standar etika tinggi yang saya pegang, bahkan melampaui ekspektasi saya di semua aspek. Kesuksesan saya di QuiAri telah meningkatkan kepercayaan diri saya, memperbaiki kesehatan saya, dan saya mendapatkan bayaran setiap 5 menit,” ujar Max Izaak Fonataba, Champion Promoter di QuiAri.
Legend Promoter QuiAri, Bernadetha Amelia Halim, memperkenalkan Max kepada QuiAri dan QuiAriTraining.com. Ia langsung terkesan dengan betapa mudahnya bergabung dan bisa langsung memulai bisnisnya.
“Saya langsung membangun jaringan begitu bergabung. Sistemnya sangat mudah dipahami dan dirancang untuk kecepatan. Untuk menjadi Aktif, Anda bisa melakukan penjualan kepada pelanggan atau membeli produk untuk penggunaan pribadi dengan nilai minimal 75 Personal Sales Volume (PSV). Untuk menjadi Qualified, cukup mensponsori 2 Promoter – satu di Kaki Kiri dan satu di Kaki Kanan – yang juga Aktif dan menghasilkan 75 SV per bulan. Semua orang pasti mengenal setidaknya dua orang, jadi ini adalah target yang mudah dicapai. Selain itu, pelatihan disediakan secara gratis, dan semua sumber daya, termasuk Aplikasi Mobile, Portal, serta situs web replika, tersedia tanpa biaya. Momentum QuiAri terus meningkat di seluruh dunia, menghasilkan pertumbuhan yang luar biasa. Berkat kepemimpinan Bob Reina, permintaan terhadap QuiAri sangat tinggi. Promoter paling sukses di industri ini bergegas untuk bergabung. Saya pernah membangun tim besar sebelumnya, tetapi jumlah orang berbakat dan ambisius di satu perusahaan ini sungguh menginspirasi. Itulah mengapa saya yakin QuiAri berada di jalur yang tepat untuk menjadi nomor satu di industri MLM dan Anti-Aging. Saya senang telah bergabung di saat yang tepat,” ujar Max Fonataba.
Setelah bergabung dengan QuiAri, Max tidak sabar untuk mencoba produk anti-penuaan revolusioner mereka yang mengandung Maqui, superfruit anti-penuaan nomor satu, serta MaquiX®, ekstrak Maqui Berry super-konsetrat eksklusif yang meningkatkan kekuatan antioksidan hingga 10 kali lipat.
“Sebelum bergabung dengan QuiAri, saya sudah menjadi konsumen setia produk anti-penuaan. Saya bahkan sampai memesan produk dari Jepang karena saya percaya itu yang terbaik. Namun, produk QuiAri benar-benar mengubah segalanya. Saya merasa lebih muda dan lebih sehat, berat badan saya turun, dan tidur saya menjadi lebih nyenyak. Namun, perubahan terbesar yang saya rasakan adalah tingkat energi saya. Saya memiliki lebih banyak kekuatan dan stamina saat berolahraga. Seperti kebanyakan orang, saya sering mencari alasan untuk menghindari olahraga, tetapi sekarang, dengan energi yang lebih tinggi dan perasaan yang lebih baik, saya justru menantikannya,” ujar Max Fonataba.
Karena produk QuiAri tidak tersedia di toko atau platform online, Max mengatakan bahwa peluang sukses jauh lebih besar dari yang disadari banyak orang.
“Tidak semua perusahaan penjualan langsung itu sama. Produk eksklusif tidak selalu dijamin, yang berarti Anda bisa saja bersaing dengan Amazon, Wal-Mart, dan Target. Di QuiAri, semuanya berbeda. Hanya Promoter yang diizinkan menjual produk. Karena kami mendorong para Promoter dan Pelanggan untuk ‘Try. Love. Share.’, rekomendasi dari orang-orang yang antusias dapat benar-benar membantu membawa bisnis Anda ke level berikutnya,” ujar Max Fonataba.
Sebagai pemimpin di industri MLM, Max mengatakan bahwa QuiAri telah menciptakan budaya dukungan dan stabilitas yang unik, sesuatu yang jarang ditemukan di industri ini.
“Ada rasa nyaman yang tidak biasa dirasakan oleh Promoter di perusahaan pemasaran jaringan lainnya. QuiAri adalah perusahaan bebas utang yang dijalankan oleh Bob Reina, seorang ahli industri MLM dengan pengalaman lebih dari 35 tahun, serta didukung oleh tim eksekutif dengan total pengalaman lebih dari 500 tahun di industri ini. Saya tidak pernah harus mengejar komisi saya—mereka dibayarkan dalam waktu 5 menit atau kurang setelah setiap penjualan.Selain itu, saya tahu QuiAri bukan perusahaan yang hanya ‘muncul hari ini, hilang besok.’ Bob Reina memiliki sumber daya untuk memastikan QuiAri bertahan selamanya. Keamanan ini memungkinkan saya lebih fokus dalam mengembangkan bisnis dan membantu orang lain, termasuk para Promoter dalam tim saya.Tujuan saya untuk tahun 2025 adalah membantu lebih banyak orang mencapai peringkat Champion,” kata Max Fonataba.
Max mencapai tujuannya dengan mengikuti Pelatihan Fast Start QuiAri dan Duplication Nation Playbook.
“Dengan 4 langkah sederhana menuju sukses dan ‘kekuatan 2,’ QuiAri telah mengajarkan saya segala hal yang perlu saya ketahui untuk menduplikasi kesuksesan saya. Ini tidak sulit, tetapi membutuhkan kerja keras. Yang membuatnya lebih menyenangkan adalah QuiAri menarik orang-orang terbaik, dan setiap dari kami hanya ingin membantu orang lain. Saya belum pernah merasa sebahagia ini karena saya melakukan apa yang saya cintai, saya selalu punya waktu untuk keluarga dan teman, dan kapan pun saya butuh uang tambahan, saya bisa melakukan penjualan dan mendapat bayaran dalam waktu 5 menit atau kurang. Jika Anda memiliki mimpi besar, selamat datang di QuiAri. Anda pasti akan menyukainya di sini,” ujar Max Izaak Fonataba, Champion Promoter QuiAri.
Max Izaak Fonataba
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
“Corporate burnout” has become so widespread that the World Health Organization has categorized it as an occupational phenomenon. It comes from jobs with high pressure, excessive workloads, and intense competition and leads to feelings of emotional and physical exhaustion. QuiAri Champion Promoter, Sandra Bonita from Jakarta experienced it after working 34 years as a successful Psychologist and at various multinational finance, hospitality, and real estate companies.
QuiAri Super Star Promoter, Ardanijanti Soedajat Kartodiprodjo (Daniek), and her husband, Heri Kusworo make a great Team, and it isn’t just because of their success in Network Marketing.They have a great marriage, share the same big dreams, and both enjoy helping and inspiring others – especially their children, grandchildren, and friends.
After a long, successful career as the Vice President of a bank, QuiAri Super Star Promoter, Burlita Chan from Jakarta, Indonesia, was excited about retirement. She had big dreams of traveling, spending time with friends and family, and simply relaxing at home. However, when retirement became a reality for Burlita, she wasn’t comfortable and felt like she wasn’t actively contributing to society.